BUMDes, SPIRIT MEMBANGUN PEREKONOMIAN DESA

Image result for bumdes unggulanBlitar – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dibentuk sebagai lokomotif ekonomi masyarakat desa. Ini sebagai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun  2014 tentang desa, sehingga pengelolaan BUMDes dipercayakan kepada masyarakat desa. Pengelolaan dan pelaporan BUMDes juga harus transparan bagi pemerintah dan masyarakat. Artinya dasar pengelolaan harus serba transparan dan terbuka sehingga ada mekanisme chek and balance baik oleh pemerintahan desa maupun masyarakat. Jika BUMDes dikelola dengan benar, kesejahteraan masyarakat akan cepat meningkat. Hal ini disampaikan Ir.M.Yasin, M.Si, Ketua Tim Penilai Lapangan BUMDes Tingkat Provinsi Jawa Timur, di Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok,Selasa, 19 Juli 2016.

Dijelaskan pula, saat ini seluruh BUMDes di Jawa Timur mencapai 3006. Sementara yang sudah menjadi lembaga keuangan mikro mencapai 1429. Untuk yang lolos lomba BUMDes hanya 15 desa. Setelah ada verifikasi  menjadi 9 BUMDes, termasuk BUMDes Sido Makmur Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Ir.M.Yasin, M.Si memberikan apresiasi kepada BUMdes Sido Makmur yang sudah mengelola BUMDes ini dengan baik.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Sidorejo, Sukamto dalam sambutannya menyampikan bahwa lokasi BUMDes Sido Makmur satu kompleks dengan Balai Desa Sidorejo. Kegiatan yang dikelola BUMDes Sido Makmur yakni pembuatan 30 unit kios usaha, dan kedepan akan dibangun toko fotocpy dan alat tulis kantor. BUMDes yang dirintis sejak 2011 sampai Juli 2016 tersebut mampu mengehasilkan dana sekitar Rp.93 juta.  Dia juga berharap, BUMDes Sido Makmur mampu menjadi jawara dalam penilaian tingkat provinsi Jawa Timur.

Hal senada juga disampikan oleh Bupati Blitar, H.Rijanto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Husein. Ditegaskannya, pembinaan dan pendampingan harus terus ditingkatkan. Saran untuk perbaikan BUMDes yang ada di Kabupaten Blitar sangat diperlukan dari tim penilai. Sehingga usaha yang dikelola BUMDes ini benar-benar bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat bukan sekelompok kecil orang. Harapannya, BUMDes Sido Makmur bisa menjadi contoh BUMDes lain yang ada di kabupaten ini.

Seperti diketahui, tim penilai yang terdiri dari 12 orang ini sebelumnya disambut oleh Bupati Blitar, H.Rijanto di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro. Kemudian menuju lokasi di Desa Sidorejo Ponggok dengan didampingi Plt. Kepala Bapemas Kabupaten Blitar, Agus Santosa.

Sekedar catatan, pedoman bagi daerah dan desa dalam pembentukan dan pengelolaan BUMDes yakni Permendesa Nomor 4 tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa. BUMDes sebagai badan usaha, seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa.  Pengembangan BUMDes merupakan bentuk penguatan terhadap lembaga-lembaga ekonomi desa serta merupakan alat pendayagunaan ekonomi lokal dengan berbagai ragam jenis potensi yang ada di desa. sumber :http://www.blitarkab.go.id