Kepala Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur bersama Kamituwo (Kepala Dusun) menggelar kegiatan Sinau Bareng Saking Ati (Sareng Sakti) se Desa Minggirsari yang terbagi secara administratif menjadi Tiga Dusun. Sareng Sakti saat ini sudah diselenggarakan oleh Kamituwo (Kepala Dusun) Minggirsari Satu dan Minggirsari Dua berikutnya akan diselenggarakan oleh Kamituwo Minggirsari Tiga. Kegiatan ini untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat dengan menyeimbangkan potensi alam dan Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Minggirsari.
Kegiatan tersebut diawali dengan pemutaran video profil Desa Minggirsari, Warga mulai dimanjakan secara virtual dengan pesona Desa Minggirsari yang mulai kelihatan SARInya. Warga Minggirsari yang menyaksikan video tersebut, mulai dari generasi muda hingga kalangan tetua berdecak kagum, beberapa dari mereka ada yang kurang menyadari bahwa di Desa Minggirsari memiliki banyak sumber daya alam, hingga gerak ekonomi yang mulai berkembang. Maka, penggelaran acara Sinau Bareng Saking Ati (Sareng Sakti) selain untuk mempererat tali silaturahmi, juga sebagai pendongkrak pengabdian kemasyarakatan.


Setelah pemutaran video profil desa, acara di lanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, peserta yang hadir menyanyi dengan khidmat. Dilanjut MC yang membimbing jalannya acara, Iqbal dan Sintia menghibur peserta dengan menyanyi lagu Kutho Blitar dan Prau Layar. Peserta yang hadir turut bersenandung pelan, ada juga yang berjoget santai sembari duduk dan juga menikmati wedang kopi khas Minggirsari.
“Terimakasih untuk Dulur-dulur yang sudah hadir untuk acara Sinau Bareng Saking Ati serta semoga apa yang akan di sampaikan pada malam hari ini dapat memberi manfaat bagi kita semua”, ujar Ketua Paguyuban Joyo Bareng pada sambutannya kegiatan Sareng Sakti.


Sebelum menginjak acara inti Sinau Bareng Saking Ati (Sareng Sakti), Kades Eko Hariadi mengajak Peserta untuk bergoyang dan bernyanyi bersama untuk menyanyikan lagu “GUNDUL-GUNDUL PACUL” . Satu persatu KADES Eko Hariadi mengajak untuk mulai mengoncek makna lagu GUNDUL-GUNDUL PACUL yang merupakan syair ciptaan Kanjeng Sunan Kalijaga, syair yang begitu banyak mengupas hal-hal yang tersirat didalam nilai kemasyarakatan untuki kehidupan sehari-hari.
Kepala Desa Minggirsari Eko Hariadi juga menuturkan pentingnya kesadaran warga desa untuk ikut serta membangun, mendorong kemajuan desa, dengan cara menjaga alam yang ada didesa, mensejahterakan kehidupan tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk pengembangan desa.

“Desa Minggirsari tidak butuh Kita, Desa Minggirsari mempunyai semua yang menghidupi kita. Keindahan alam, potensinya sudah ada semenjak kita semua belum menginjakkan kaki di Desa Minggirsari, sebab itulah kita yang harus wajib menjaga, melestarikan serta berperan untuk desa.” Tutur KADES Eko Hariadi.
Kemudian KADES Eko Hariadi menegaskan tidak hanya menjalankan pengawasan, semua yang ada didalam Desa Minggirsari adalah tanggung jawab seluruh warga desa, sebagai bentuk rasa syukur terhadap Anugrah Sang Pencipta bersama-sama dengan semangat MBANGUN MINGGIRSARI SAKING ATI

author : Sintia QH Sari
#mbangunminggirsarisakingati
#membangundesauntukindonesia
#hurubhambangundesa