Di kawasan Papringan Desa Minggirsari selain menawarkan objek wisata Ngeli Ban Minggirsari dengan menyusuri sungai Brantas yang apik, juga menawarkan kuliner yang unik, yang berbeda dan jarang ditemukan di daerah lain, yaitu ‘Sego Puluk Sambel Teri’.
Warung Papringan yang berada di Papringan Minggirsari ini buka di hari Senin sampai Kamis pukul 10.30 sampai pukul 16.00 dan untuk hari Sabtu – Minggu buka mulai pukul 07.00 sampai 15.00.

Untuk saat ini menu yang ada di Warung Papringan masih “Sego Puluk Sambel Teri” yang menjadi khasnya dengan harga per bungkusnya Rp. 4000, dan beberapa minuman Minggirsari mulai dari Wedang Kopi, Wedang Susu, Wedang Teh dan Wedang Jeruk dengan harga mulai Rp. 3000, an sampai Rp. 6000, an.Tim Abdi Masyarakat (Dimas) Desa Minggirsari pada Senin siang, (14/06/21) menikmati santap siang dengan menu yang khas ini.
Tidak tertinggal Kepala Desa Minggirsari Eko Hariadi juga ikut menyantap ‘Sego Puluk Sambel Teri’ dengan komposisi Nasi Putih yang pulen, sambel teri yang nendang pedasnya dengan perpaduan tahu dan kriuknya teri membikin Kita muluk terus.

Kalau di daerah lain makanan ini disajikan dengan piring, lain halnya di Warung Papringan Desa Minggirsari justru menghidangkan makanan dengan bungkus kertas koran dengan perpaduan daun pisang yang tidak meninggalkan kedaerahannya.
Tak kalah menarik, sembari menikmati juga disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa dengan sautan kicau burung, suara bambu yang tertiup angin, sekaligus suara aliran sungai brantas juga memanjakan siapapun pengunjung yang datang di Desa Minggirsari
