Griyo Tandur Minggirsari Wadahi Pemuda Belajar Bertani

Griyo Tandur merupakan salah satu kelompok pemuda yang bergerak di bidang pertanian khususnya dalam hal sayur-mayur.
Diprakarsai oleh pemuda diantarnya Redy Cahya, Yusak Ahmadi, M Ali Wafa, Andi griyo tandur yang beralamatkan di Dsn Minggirsari III Rt 02 Rw 06 ini menjadi pasar utama petani di Desa Minggirsari.
Griyo yang artinya rumah, sedangkan tandur berarti tanaman, pengambilan nama griyo tandur artinya pemanfaatan lahan disekitar rumah untuk penanaman tanaman.
“2016 lalu fokus griyo tandur mengarah pada penanaman sayuran dan perawatan, namun seiring berjalannya waktu permintaan pembeli lebih mengarah pada pembibitan,”
Didirikan sejak 20 Maret 2016 dan diresmikan pada 8 Agustus 2016, griyo tandur yang dipelopori oleh Redy ini menjadi sorotan publik khususnya bagi petani di Desa Minggirsari.
Lantaran menyediakan berbagai macam kebutuhan pertanian, seperti :
– sarana pembibitan sayuran
– karantina sayuran
– tempat budidaya sayuran
– sarana Agro Wisata
– Sarana Agromart/Agroshop
– Edukasi, riset dan pengembangan sayuran
“Untuk produksi sendiri ini setiap hari, namun juga sesuai permintaan dari pembeli” papar Redy
“Yang paling banyak diminati saat ini adalah cabai, adapun seperti cabai rawit, cabe keriting dan masih banyak lainnya,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan dimusim panen seperti ini yang banyak terjual adalah bibit cabai ori dengan kisaran harga 160 Rupiah perpolybag.
“Rata-rata petani memesan hingga 4000-5000 pcs” jelasnya.
Pasar griyo tandur ini masih mencakup lingkup Klampok, Plosoarang dan Minggirsari.
Tidak hanya menjual bibit cabai, griyo tandur juga menyediakan berbagai macam benih seperti sawi daging, sawi sayur, tomat, dan segala macam jenis sayuran lainnya.
Untuk harga, Redy membandrol sesuai harga benih yang diinginkan oleh petani tergantung variatasnya.
Griyo Tandur ini juga telah mempekerjakan 13 karyawan untuk membantu pembibitan dan perawatan.
“Ada 13 total keseluruhan, namun difokuskan 5 orang untuk pembibitan dan 3 karyawan khusus ibu-ibu yang mempacking dalam bentuk pollybag,” jelas Redy.
Ia juga berharap griyo tandur ini dapat berkembang lebih besar, dan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda Minggirsari khususnya.
for order : +62 812-1773-2633 (Redy Cahya)