Dolanan Bareng Karang Taruna Cipta Bakti Desa Minggirsari, Mengulik Sejarah Gunung Gedang Blitar

Dolanan Bareng Karang Taruna (Kartar) Cipta Bakti pada Minggu, (19/09/21) dilaksanakan di Gunung Gedang, Dusun Ujung Kulon, Desa Gadungan Kecamatan Gandusari.

Mengusung tema Satu Tim, Satu Mimpi, Berjuang Dalam Harmoni, Kartar Cipta Bakti memilih lokasi yang berbeda pada kesempatan kali ini.
Gunung Gedang yang sempat menarik banyak wisatawan pada tahun 1980 an, nampaknya kini banyak yang belum mengetahui, pasalnya Gunung Gedang memiliki situs sejarah yang luar biasa.

Dikenal dengan pemandangan asri hutan, dan pohon pinus, Gunung Gedang ternyata menyimpan sejarah Mbah Harjo yang dikenal dengan seniman juga pejuang dengan umur terpanjang yaitu 215 tahun.

Kartar Cipta Bakti tak hanya diam saja melihat sejarah yang belum banyak dikenal masyarakat, Iqbal Salsabila Imama Ketua Kartar mengajak seluruh anggota untuk terjun langsung ke Gunung Gedang.

 

“Selain kita bermain bersama juga dalam rangka peluncuran out bound yang nantinya dipaketkan bersama Ngeli Ban Minggirsari, saya sangat terkejut bisa mendapat banyak pembelajaran setelah sinau bareng dengan Mbah Suroso yang merupakan ahli kunci Gunung Gedang,” tutur Iqbal.

“Ternyata ada situs sejarah yang ditemukan mengenai Candi Gunung Gedang yang merupakan candi peninggalan Kerajaan Majapahit, sekitar abad 14 M,” tambahnya.

Sebelum melaksanakan outbound Kartar Cipta Bakti juga diajak mbah Suroso untuk berkeliling mengenal dan mempelajari situs situs bersejarah.

“Disini ada Candi Wringin Branjang yang masih dalam rangkaian Gunung Kelud,” papar mbah Suroso.

Ia juga menjelaskan sepintas Candi Wringin Branjang ini mirip pos jaga dengan bentuk minimalis, berbentuk persegi dan memiliki atap limas.

Mbah Suroso juga mengajak Kartar Cipta Bakti untuk berkunjung disalah satu makam Mbah Harjo, yang belum lama dipindahkan di sekitar Candi.

“Banyak sekali situs sejarah yang tersembunyi, rencananya nanti akan dirapikan untuk tempat disekitar sini agar lebih menarik wisatawan,” ungkap Mbah Suroso.

Ia juga menegaskan bahwa dulunya mbah Harjo adalah guru Supriadi pahlawan PETA Blitar.
Mbah Harjo juga meninggalkan bukti sejarah bahwa ia adalah seorang seniman, di padepokan Gunung Gedang terdapat peninggalan alat musik gamelan.

Setelah usai berkeliling mengenal sejarah Gunung Gedang, Kartar Cipta Bakti melanjutkan aktivitas out bound.

Permainan yang dilakukan kali ini seperti planet goyang, jembatan berjalan, jaring spider webs, gali lubang tutup lubang.

“Permainan outbound ini tidak semata-mata hanya bermain seru-seruan tapi juga kita dapat melihat secara langsung bagaimana sifat masing-masing pribadi,” jelas Dwiky Falintino Andreansyah Ketua Pelaksana.

“Dari mulai siapa yang memiliki sifat kepemimpinan, pelopor, hingga pelaksana saja. Semua itu terungkap saat permainan out bound, karena sejatinya permainan ini bisa meningkatkan kerja sama tim,” tambahnya.

Ia berharap kedepannya Kartar Cipta Bakti dapat sinau bareng bersama Kartar dari Desa lain serta menambah kekompakan dan pengalaman.

 

author : Sintia QH Sari

Terimakasih Kepala Desa Gadungan dan Perangkat Desa Gadungan.

#mbangunminggirsarisakingati
#hurubhambangundesa
#membangundesauntukindonesia