Tahlil Suroan GAPOKTAN SEKARSARI, Pelestarian Budaya Situs Mbah Bodo

Sebagai bentuk rasa syukur terhadap Tuhan YME, Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) SEKARSARI Desa Minggirsari mengadakan tahlil suroan pada Kamis malam, 12/08/21.

Acara ini juga diadakan setiap satu tahun sekali dengan melantunkan bacaan tahlil bersama-sama, serta sebagai sarana untuk musyawarah masyarakat GAPOKTAN SEKARSARI Desa Minggirsari.

Mengevaluasi hasil tani, hingga pemecahan permasalahan yang sedang dihadapi, dan bertukar pikiran, kelompok tani ini berupaya memberikan hasil yang maksimal untuk kegiatan pertanian.

Tidak mengurangi semangat dan upaya untuk terus melestarikan budaya suroan, selama pandemi ini GAPOKTAN SEKARSARI Desa Minggirsari melakukan tahlil bersama di situs Mbah Bodo area persawahan di dukuh Minggirsari I.

“Kalau tidak ada pandemi, ya biasanya kita adakan semacam pertunjukan kuda lumping untuk bentuk pelestarian budaya jawa dan rasa syukur,” ucap Rumawan Ketua GAPOKTAN.

“Namun, kini karena situasi yang tidak memungkinkan sehingga hanya diadakan acara tahlil suroan tiap malam jum’at legi,” tambahnya.

Tak hanya beberapa anggota GAPOKTAN SEKARSARI yang bergabung dalam tahlil suroan, ketua HIPPA (Himpunan Petani Pemakan Air), dan beberapa tokoh masyarakat juga hadir memberikan doa.

Mereka berharap untuk tahun ini pandemi segera berlalu, dan kegiatan pertanian mencapai hasil yang maksimal.